Friday, September 11, 2015

Pohon Ditebang, Dibakar, Dijual, Selanjutnya Apalagi?


Pohon

Baru kemarin rasanya aku melihat beberapa pohon ditebang. Ketika itu, aku melihat beberapa orang menebang pohon dengan cara yang... bisa dibilang tidak berperikemanusiaan. Mereka memotong dahan pohon itu seperti orang kelaparan yang belum makan tiga hari. Begitu ganasnya.

Aku sendiri yang melihatnya hanya bisa terdiam. Terdiam tanpa sepatah kata apapun. Kadang terlintas dibenakku untuk memarahi mereka atau bahkan memukul mereka satu persatu. Namun, semua itu rasanya tidak mungkin.

Saat aku melihat pohon itu disiksa... pohon itu sepertinya menangis. Menangis seperti anak yang kehilangan orang tuanya. Aku pun sedih melihatnya, tak pernah aku merasa sesedih ini.

Tak kusangka manusia bisa sekejam itu.

Pohon itu mulai menangis, seiring dengan daunnya yang terbang dibawa angin. Pergi menghilang bersama hamparan sampah - sampah yang ada disekitarnya. Tak ada lagi kesejukkan setiap pagi yang ia tunjukkan. Tak ada lagi serangga - serangga yang bermain dengannya. Kini hanya ada beberapa potongan kayu yang siap dijual oleh orang - orang itu.

Hari berganti hari terasa semakin panas. Pohon - pohon sudah berganti menjadi bangunan - bangunan tinggi yang megah. Kini kesejukkan bukan milik semua orang. Kesejukkan hanya milik orang - orang yang ada di dalam bangunan megah itu.

Lalu siapa yang harus disalahkan?

kebakaran hutan

Tidak puas hanya ditebang, kini mereka membakar hutan yang dipenuhi dengan pohon - pohon hijau. Mereka berbohong dengan mengatakan bahwa kebakaran hutan ini terjadi secara alami. Aku muak dengan semua kebohongan ini.

Apa sebenarnya yang ada diotak mereka? apa hanya ada uang, uang dan uang? kalau boleh memaki dengan kata - kata kotor, pastinya aku akan memaki dengan kata - kata yang paling kotor sekotor - kotornya di depan mereka.

Mereka bukan hanya merusak beberapa pohon, tapi lebih dari itu. Ini hutan! 

Kita semua tahu, di hutan tidak hanya ada pohon, tetapi ada tanaman, serangga, hewan dan berbagai jenis makhluk hidup lainnya.

tupai hutan

Apa mereka tidak kasihan pada binatang seperti ini? kemana nantinya mereka akan tinggal? kemana nantinya mereka harus mencari makan? kemana nantinya ekosistem hutan yang sudah berlangsung sejak awal bumi ini terbentuk?

Tetapi saat ini yang ada hanyalah rasa penyesalan. Mereka pasti menyesal suatu saat nanti. Tetapi banyak yang bilang semua ini sudah terlambat. Pohon - pohon tidak akan bisa tumbuh kembali. Binatang - binatang tidak akan mempunyai habitat mereka lagi.

Sekarang, hanya tersisa manusia dengan keegoisannya masing - masing. Keegoisan yang pastinya tidak akan pernah hilang pada diri manusia. Selama manusia belum sadar, mereka akan terus seperti ini. 

Jadi, kita hanya bisa menunggu sampai kapan mereka akan sadar. 

Atau... kita sendiri yang membawa perubahan demi lingkungan yang lebih baik...

Mari kita selamatkan hutan dan semua yang ada didalamnya, termasuk pohon - pohon yang ada disekitar kita... terima kasih telah meluangkan waktunya membaca artikel ini, semoga bermanfaat :)

hutan

Related Posts

Pohon Ditebang, Dibakar, Dijual, Selanjutnya Apalagi?
4/ 5
Oleh

Daftar via Email Gratis!

Suka dengan post yang bermanfaat seperti ini? Ayo tulis email anda sekarang dan dapatkan post terbaru lainnya via email.

Show comments
Hide comments

17 komentar

Tulis komentar
avatar
September 11, 2015 at 10:41 AM

padahal dengan adanya hutan dan pepohonan bisa mengurangi dampak dari banjir dan masalah pada bumi ini :(
semoga mereka sadar apa yang mereka lakukan :)

Reply
avatar
September 11, 2015 at 10:54 AM

Betul banget, manusia emang kejam. Mungkin mereka belum menyadarinya sekarang, tapi nanti.. (?) Tidak ada yang tau

Reply
avatar
September 11, 2015 at 1:33 PM

Semua ini dilakukan atas dasar keserakaham ajah, cuma mikirkan pribadinya saja. cobak saja kalo rumah mereka yang di hancurkan, rumah mereka yang di bakar, apa yang bakal mereka rasakan ?? seperti itupula hewan-hewan yang ada di hutan, mereka ngak punya tempat tinggal lagi, jangan salahkan mereka kalo mereka berpindah kepumkiman warga, toh itu emang dulu rumahnya, patut ajah dia mau merebut tempat tinggalnya lagi. hutan semakin gundul, bumi semakin panas. semoga mereka cepat sadar atas kelakuan mereka.. tapi alangkah baiknya kalo kita pun tetap menanam pohon itu lagi agar keseimbangan bumi masi tetap terjaga.

Reply
avatar
September 11, 2015 at 3:12 PM

Aku baca tulisan ini seperti menggambarkan semangat yang membara, kak Aldo nulisnya sambil marah ya?

Aku gak bisa bilang kalo manusia itu kejam, lah sendirinya apa coba? Cuma ada segelintir manusia yang bisa berbuat seperti itu demi keuntungan pribadi, apa mereka gak sadar apa dampak dari hal yang mereka perbuat saat ini untuk masa depan? Kasian hewan-hewan, kehilangan tempat tinggal dan dampaknya semua kembali ke manusianya itu sendiri.

Mungkin hukuman yang pas dari para penebang hutan ini dihukum mati aja kali ya?

Reply
avatar
September 11, 2015 at 3:17 PM

Semoga yang makin sadar pentingnya pohon dan hutan semakin banyak
ga melulu mentingin urusan perut, apalagi kasus kebakaran hutan yang secara langsung bisa dirasakan dampaknya
kita dilahirkan di bumi untuk mengelola dan menjaga sumber daya alam yang ada, bukan menghabiskannya

Reply
avatar
September 11, 2015 at 3:32 PM

Hutan unsur terpenting bumi. Paru2nya bumi. Kesadaran itu gak di miliki semua orang, banyak yang tidak memiliki kesadaran dan sedikit yang memilikinya.

Saling mengingatkan akan pentingnya hutan juga penting, tapi perlu ada tindakkan nyata.
Lantas selain menulisnya apa yang bisa kita lakukan?
Menanam pohon pun butuh waktu yang lama.

Reply
avatar
September 11, 2015 at 5:16 PM

Kalo udah ngomongin serakah. Emang sulit buat kita harus berlaku gimana. Namanya orang sudah tertutupi hidupnya karena uang, ya begitulah yang terjadi. Menghalalkan segala cara.

Unsur terpenting dalam bumi salah satunya hutan, untuk dijadikan sebagai penyumbang oksigen dengan baik. Semua mahluk hidup di bumi butuh itu. Lantas, mengapa masih ada yg menebang hutan? Begitulah sifat manusia. Ia akan sadar ketika tubuhnya terpotong oleh pemotong kayu itu. Ia akan sadar, jika kayu sudah menimpanya. Biarlah alam yg membalas. Perlahan mereka pasti akan tau dan disadarkan bahwa gak semua yg bisa menghasilkan uang dari alam itu, baik untuk manusia.

Mari kita sama2 jadikan bumi lebih memberikan Oksigen dengan menanam pepohonan. :)

Reply
avatar
September 11, 2015 at 6:07 PM

Huhuhu.... tuh jadi kasihan lihatnya. Mereka imut dan mereka akan terancam punah kalau rumahnya habis. Nggak bisa mamam buah. :(

Reply
avatar
September 11, 2015 at 10:52 PM

mungkin kalau udah ngerasain panas banget dan nggak ada tempat teduh, udah ngerasain sesak napas karena nggak ada oksigen. mereka baru sadar kalau hidup itu nggak cuma tentang uang.

Reply
avatar
September 11, 2015 at 11:15 PM

tahu ngga bro, iklan yang lo pasang Sinar*as itu adalah salah satu penyebab hutan2 yang dibakar dijadikan lahan2 produksi kertas. hehe

semoga hutan kita jngan dibakarin lagi. gue harap sih ada ketegasan dari pemerintah yang notabene punya power untuk menghentikan bukan hanya asap tapi 'pengusaha nakal' yang membakar hutan

Reply
avatar
September 12, 2015 at 8:07 AM

Emang di Indonesia itu masih banyak orang egoisnya. Alam diobrak-abrik, kepentingan orang lain diabaikan, semua demi kepentingan mereka pribadi dan juga golongan. Makanya, Indonesia ga maju-maju. Sementara negara lain udah mulai mencari sumber energi alternatif dan ekspedisi ke luar angkasa, orang Indo masih sibuk berantem sendiri sama sesamanya.

Reply
avatar
September 12, 2015 at 8:25 AM

Sekarang semuanya ngeliatnya dari duit... kalo bisa menghasilkan duit , pohon di hutan pun nggak lepas dari keserakahan mereka... oknum2 yang nggak punya nurani cuma mikirin perutnya sendiri.

Gue pernah liat foto hutan yang difoto dari atas,, dan udah bener2 hampir separo yang gundul gara2 dipake buat buka lahan... mereka emang nggak mikir. Kadang kita kesel sama mereka, tapi kita juga nggak bisa ngapa-ngapain.

Reply
avatar
September 12, 2015 at 10:33 AM

Kalo begini terus bumi bakal kena kanker paru paru, karena separuh paru parunya rusak, kita harus segera transplatasi paru dari Mars
Gak, serius kondisinya sekarang gawat banget bang, bahkan di Cirebon jumlah pohon pada suatu kecamatan aja gak banyak banyak amat.

Reply
avatar
September 12, 2015 at 9:10 PM

Sedih deh, kalo ngeliat alam yg mulai rusak karna perbuatan manusia itu sndiri :( Hanya demi uang, jd menghalalkan sgala cara.. Kasian jg sm hewan2 yg rumahnya dibakar.. Dan gak pnya tmpat tinggal lagiii.. :'(
Paling sbntar lg pepohonan bakal abis nih. Lha wong hutannya dibakar mulu-__- mana asepnya ngerepotin warga sekitar.. Bnyak yg kena pnyakit jg.. Ditebang, dibakar, dijual, setelah itu mgkin bumi ini benar2 gersang tnpa adanya oksigen dari pepohonan :(

Reply
avatar
September 12, 2015 at 11:59 PM

Susah kalo ngomongin cara mencegah penebangan hutan liar, pembakaran hutan, dan penggundulan hutan demi pembuatan sarana umum. Harusnya orang yang mempunyai proyek juga mikir bagaimana dampaknya jika sebuah hutan dimusnahkan. Tidak hanya pohon yang hilang, tapi ratusan makhluk hidup lainnya juga.

Selama manusia belum punah, bumi ini tidak akan pernah aman :))

Reply
avatar
September 13, 2015 at 8:30 PM

Kadang gue juga sebagai manusia juga gak paham, bahwa ada manusia lain yang sampai tega menebang, membakar pohon yang dia sadar perbuatannya itu berdampak buruk pada manusia manusia lainnya.

Ini mungkin sama seperti pertanyaannya malaikat pada Tuhan, "kenapa menciptakan manusia?", malaikat sadar bahwa manusia akan merusak bumi, tapi Tuhan tetap menciptakan Adam, karena sesungguhnya dia maha mengetahui. Mungkin Tuhan tau selain ada manusia perusak ada juga manusia penjaga alam. Yukk jadi manusia-manusia penjaga alam.. :)

Reply

Ayo berikan pendapat dan komentarmu tentang postingan ini!
Karena pendapat dan komentarmu sangatlah berarti :D